Minggu, 12 Desember 2021

Cara Cermat Mencari Vitamin untuk Kembalikan Nafsu Makan Anak

Mengembalikan selera makan si Kecil dengan vitamin untuk anak susah makan  menjadi salah satu solusi yang bisa dicoba oleh Bunda sebagai orang tua. Hanya saja, dengan banyaknya produk vitamin yang beredar di pasaran, Bunda juga perlu cermat dalam memilihnya. Pasalnya belum tentu semua vitamin anak aman dan memberikan hasil yang Bunda harapkan.

Cara Cermat Mencari Vitamin untuk Kembalikan Nafsu Makan Anak

Maka dari itu, perhatikan poin-poin berikut sebelum membeli vitamin anak :


  • Kandungan produk sesuai untuk anak

Pertama, cek kandungannya dan pastikan kandungan dalam produk vitamin ini sudah sesuai dengan kebutuhan anak. Sebagian besar produsen vitamin sudah mencantumkan kelompok usia yang dapat mengonsumsi produknya, sehingga Bunda bisa dengan mudah mengeceknya. Pastikan juga vitamin yang Bunda pilih mampu memenuhi asupan vitamin dan mineral anak. Kalau sampai kadarnya berlebih, anak berisiko keracunan karena tubuhnya tak mampu menyerap semua vitamin.


  • Curcuma sebagai salah satu bahan utama

Jika Bunda perhatikan, sebagian besar produsen vitamin anak menonjolkan pemakaian curcuma sebagai salah satu bahan utama. Hal ini disebabkan curcuma atau temulawak memiliki khasiat meningkatkan selera makan. Selain itu, anak juga akan menerima manfaat lain seperti daya tahan tubuh yang optimal dan sistem pencernaan yang sehat. Meski begitu, Bunda tetap harus memperhatikan bahan lain dalam komposisi penyusun untuk memastikan kelengkapan nutrisinya.


  • Pilih vitamin dengan bentuk favorit anak

Tak semua anak bersedia mengonsumsi vitamin saat Bunda menawarkannya untuk kali pertama. Untuk membuat si Kecil cepat tertarik, pilih vitamin dengan bentuk atau kemasan favoritnya. Di pasaran sendiri, ada banyak vitamin yang dijual dengan packaging yang tak membosankan. Bahkan ada produsen yang memproduksi vitaminnya menjadi permen warna-warni manis tanpa kandungan gula tinggi. Ada juga bentuk sirup dan serbuk untuk anak yang masih sulit menelan.


  • Sudah mendapatkan izin edar dari BPOM

Pastikan vitamin yang hendak dibeli terdaftar di BPOM. Hal tersebut menandakan bahwa produk sudah memenuhi standar dan syarat keamanan, mutu, uji klinis, hingga diakui manfaatnya oleh BPOM. Jangan ambil risiko membeli vitamin yang belum menerima sertifikasi resmi meski harganya terjangkau, karena kesehatan anak Bunda yang nantinya jadi taruhan.


  • Pelajari efek samping pada kemasan produk

Jangan abaikan efek samping dari konsumsi vitamin. Anak yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti alergi atau asma bisa menunjukkan reaksi yang kurang diharapkan. Untuk hal ini, cari vitamin yang tak memicu kontraindikasi dengan terapi obat yang dikonsumsi anak. Pemberian vitamin sesuai dosis yang dianjurkan juga akan menekan reaksi-reaksi tertentu dari anak dan memaksimalkan performa kandungannya.


Kalau masih ragu, Bunda bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan vitamin untuk anak susah makan yang sesuai. Langkah ini lebih aman dibandingkan membeli produk tanpa mengetahui kriteria yang tepat.